TAK KUASA LAGI
Seiring angin…”ngeleser”….
Dibawah kabut yang dingin itu..
Darahku membeku….
Lantaran keserakahan malam tak membagi waktu
Kabut-kabut memberi kebebasan :
Hutan rawa…..,
Air tawar,,,
Tertata oleh kemeringan gunung raksasa
Dan sekumpulan hewan karang yang bersimbiosis
degan sejenis tumbuhan alga.
Itu yang aku bisa lihat…..
?????????????????????
Abu yamin : malang 07,oktober 2011
MENANGIS
Tanah ………..
Air……………
Air……………
Tanah…………
Tanah…………
Air……………
Air……………
Mata………….
Sumenep, desember 2004
ANTARA MIMPI DAN KENYATAAN
Kebisuan yang mencekam di antara suara-suara bising teriakan meriyam,,,,
Di hamparan bumi pertiwi…
Mengalir darah dan keringat para pejuang..
Ini peristiwa yang tidak bisa dilupakan..
Sampai anak cucu yang akan datang
Darrrr…….dierrrr……duuurrrrrrr…………
Seruan beribu – ribu peluru dan meriyam menghujani tanah air
Di seret …………..
Di tendang………….tubuhnya……… ..
Di rampas dan di bakar harta dan rumahnya……
Tangisan anak kecil memukul jiwa – jiwa yang kaku
“..ibu !!!.bapak kemana?????..kenapa ibu menangis..????”
“bapak…aku…takut…!!!!!!….ibu………….jangn kemana………..”
“……..ibu!!!! sampai kapan….kita….Seperti Ini…..?
Indonesiaku……….bangunlah dari tidur mu………….
Sembuhlah dari lukamu……….
Indonesia ku rebutlah kembali…………..
Semua hakmu yang di bawa pergi…….
Bernafaslah negeriku……….
Bernafaslah negeriku……….
Tangan kananmu mencekam sang mirah putih…..
Runcing bambu yang tak pernah lepas…………..
Dari semangatmu……….
Membisukan bunyi pestol dan geranatnya….
Mengusir menerjang dada singa manggala…..
Senyuman anak kecil mulai tersungging di bibirnya
“negeriku bebas dari para penjajah”
“negeriku terselimuti oleh sang mirah putih “
Pasuruan,15agustus 2006
TAK PERNAH LELAH
Tubuhku bukan air…….
Tetapi……tubuhku adalah lautan…
Surabaya,21 maret 2011
MENCARI TUHAN
Kau pernah bilang ; I
“Tuhan………
Dimana….engkau !!!!!!
Dan dimana rumahMu..
Aku sedang mencari tuhan….”
Dan dia juga bilang ; II
“Sebentar lagi aku akan datang…
Tetapi aku bukan tuhanmu
Aku datang dengan kedua sayap hitamku
Akan membawa kalian ke atas sana..”
Disana juga berteriak ; III
“Malam ini telah memperkosa lubuk hati kita
Sambutlah malam kemenangan ini dengan kebahagiaan”
Dan dari sudut sana membaca kalimat takbir teriring musik sedarhana ; IV
“Allahu Akbar……
Allahu Akbar…….
Allahu akbar……..laailahaillallahu Allahu akbar..
Allahu akbar walillahilham…”
Taman Bungkul Surabaya,05 November 2011